8 Elemen Lingkungan Perusahaan / Lingkungan ekstern mikro

Diposkan oleh STIE BP Kamis, 14 Oktober 2010

1.      Masyarakat Keuangan Terhadap Perusahaan

            - Masyarakat Keuangan membutuhkan Data Laporan Keuangan Perusahaan
- Masyarakat Keuangan membutuhkan Data Profil Perusahaan
- Masyarakat Keuangan membutuhkan Data Legalitas Perusahaan

Perusahaan Terhadap Masyarakat Keuangan  

- Perusahaan membutuhkan Data Informasi Tingkat Suku Bunga
- Perusahaan membutuhkan Data Prosedur dan Persyaratan Kredit
- Perusahaan membutuhkan Data Legalitas Usaha dari Masyarakat Keuangan


2.      Perusahaan Terhadap Pemerintah

             - Perusahaan membutuhkan Data Informasi Undang Undang dan Peraturan Pemerintah
- Perusahaan membutuhkan Kebijakan Pemerintah
            - Perusahaan membutuhkan Serangkaian Kebijakan Dan Programnnya
           
Pemerintah Terhadap Perusahaan

            -Pemerintah membutuhkan Data Keuangan Perusahaan Untuk Pajak
            -Pemerintah membutuhkan Data Legalitas Perusahaan
            -Pemerintah membutuhkan DataJumlah Karyawan Untuk Jamsostek
         
  
3.      Masyarakat Global Terhadap Perusahaan

-Wilayah Geografis Tempat Perusahaan Melaksanakan Oprasinnya

Perusahaan Terhadap Masyarakat Global

            -Perusahaan Membutuhkan Informasi Pasar untuk Pemasaran produk Perusahaan


4.      Pelanggan Terhadap Perusahaan

            -Pelanggan membutuhkan data produk, harga, kuantitas dan kualitas produk perusahaan

 Perusahaan Terhadap Pelanggan

-Perusahaan membutuhkan data pelanggan yang valid
-Perusahaan membutuhkan data dan legalitas Para Pelanggannya


5.      Pesaing Terhadap Perusahaan

            -Pesaing membutuhkan Serangkaian Kebijakan Dan Programnnya.Perusahaan
            -Pesaing membutuhkan pangsa pasar produk perusahaan yang beredar

Perusahaan Terhadap Pesaing

-Perusahaan membutuhkan Serangkaian Kebijakan Dan Programn Pesaingnya
            -Perusahaan membutuhkan pangsa pasar produk perusahaan yang beredar dari Pesaingnya


6.      Pemegang Saham Terhadap Perusahaan

            -Pemegang Saham membutuhkan Laporan Akhir Tahun Perusahaan
            -Pemegang Saham membutuhkan Laporan Keuangan Periodik Perusahaan

Perusahaan Terhadap Pemegang Saham

-Perusahaan membutuhkan Modal Kerja dari Para Pemegang Saham
-Perusahaan membutuhkan kebijakan dan keputusan terhadap kelangsungan Perusahaan


7.      Perusahaan Terhadap Sarikat Buruh

            -Perusahaan membutuhkan Tenaga Para Buruh untuk operasional Perusahaan.
            -Perusahaan membutuhkan Kualitas SDM untuk menjalankan Sistem & Manajemen Perusahaan  yang berlaku

Sarikat Buruh Terhadap Perusahaan

-Sarikat Buruh membutuhkan Profile Perusahaan untuk Penilaian dan Pertimbangan
-Sarikat Buruh membutuhkan data Kebijakan Perusahan yang ada
-Sarikat Buruh membutuhkan data Upah Minimum yang ada di Perusahaan


8.      Pemasok Terhadap Perusahaan

-Pemasok membutuhkan data para pemegang saham dari suatau Perusahaan
-Pemasok membutuhkan data Pemasaran dari Perusahaan

Perusahaan Terhadap Pemasok

- Perusahaan membutuhkan Pemasok untuk Menyediakan Material, Mesin Jasa Dan Informasi          
  Yang digunakan oleh Perusahaan untuk Menghasilkan barang dan jasa
-Perusahaan membutuhkan Legalitas Pemasok secara Valid.


Tambahan: 


Delapan Elemen Lingkungan

Data - data yang di butuhkan oleh Perusahaan  pada Pemerintah, Masyarakat Keuangan, Pemasok, Pelanggan, Serikat Buruh, Pesaing, Masyarakat Global dan Sebaliknya. 

I. Perusahaan dan Pemerintah
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pemerintah, antara lain : Data UU Tenaga Kerja, Data Peraturan Pemerintah. Sedangkan yang dibutuhkan Pemerintah pada perusahaan, antara lain : Data Laporan Pajak, Data  Jumlah Karyawan, dan Data Kebijakan Pemerintah. 

II.Perusahaan dan Masyarakat Keuangan
Data yang dibutuhkan Pemerintah pada Masyarakat Keuangan, antara lain : Data Tingkat Suku Bunga dan Data Prosedur Kredit. Sedangkan yang dibutuhkan Masyarakat Keuangan pada Pemerintah, antara lain : Data Profil Perusahaan, Data Legalitas Perusahaan,Data Keuangan Perusahaan, Data Penjualan, Data Produksi. 

III.Perusahaan dan Pemasok
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pemasok, antara lain : Data Daftar Barang, Data Produksi, Data Harga Jual, Data Keluar Masuk Barang, Data Kualitas Barang. Sedangkan data yang dibutuhkan Pemasok pada Perusahaan, antara lain : Data Profil Perusahaan, Data Pembelian Barang, dan Data Keuangan. 

IV.Perusahaan dan Pelanggan
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pelanggan, antara lain : Data Keuangan Pelanggan, Data Profil Pelanggan, Data Daya Beli Pelanggan, Data Pribadi Pelanggan. Sedangkan data yang dibutuhkan Pelanggan pada Perusahaan, antara lain : Data Kualitas Produk, Data Harga Produk, Data Stock Produk. 

V. Perusahaan dan Serikat Buruh
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Serikat Buruh, antara lain : Data Keanggotaan Serikat Buruh dan  Data Pribadi Serikat Buruh. Sedangkan data yang dibutuhkan Serikat Buruh pada Perusahaan, antara lain : Data Peraturan Kerja, Data Upah, Data Jabatan, dan Data Perusahaan. 


VI.Perusahaan dan Pemegang Saham / Pemilik
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pemegang Saham / Pemilik, antara lain : Data Pribadi Pemegang Saham, dan Data Investasi Pemegang Saham. Sedangkan data yang dibutuhkan Pemegang Saham pada Perusahaan, antara lain  : Data Laporan Keuangan, Data Pemegang Saham, Data Pangsa Pasar, dan Data Profil Perusahaan.


VII.Perusahaan dengan Masyarakat Global ( Bisnis )
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Masyarakat Global, antara lain : Data Profil Perusahaan, Data Legalitas Perusahaan, dan Data Perjanjian Kerjasama. Sedangkan data yang dibutuhkan Masyarakat Global pada Perusahaan, antara lain : Data Audit Internal, Data audit Eksternal, Data Administrasi, Data Legalitas Perusahaan, Data Profil Perusahaan. 


VIII.Perusahaan dan Pesaing
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pesaing, antara lain : Data Penjualan Pesaing, Data Sumber daya Manusia Pesaing, Data Sumber Daya Sistim pesaing dan Data Informasi Dari Customer tentang Pesaing. Sedangkan yang dibutuhkan Pesaing pada Perusahaan, antara lain : Data Profil, Data SDS, Data SDM.





 Tambahan 2:


Lingkungan ekstern mikro
Komponen-komponen lingkungan ekstern mikro yang paling penting adalah para pesaing yang harus dihadapi perusahaan, langganan yang harus dilayani, pasar tenaga kerja, lembaga-lembaga keuangan, para penyedia (suppliers) dan perwakilan-perwakilan pemerintah. Tentu saja beberapa lingkungan ekstern mikro lainnya penting juga di perhatikan, walaupun tingkat pengaruhnya berbeda, seperti saluran distribusi yang di gunakan, media, asosiasi-asosiasi bisnis, kelompok-kelompok pecinta lingkungan, dan kelompok-kelompok politik tertentu yang sebagian besar merupakan perwujudan potensi pengaruh lingkungan ekstern makro.

Para pesaing (competitor)
Lingkungan persaingan perusahaan tercermin dari tipe, jumlah dan norma-norma perilaku organisasi-organisasi pesaing. Dengan pemahaman akan lingkungan persaingan yang di hadapinya, organisasi dapat mengetahui posisi persaingannya, sehingga lebih mampu mengoptimalkan operasi-operasinya. Misal, untuk meningkatkan bagian pasarnya dimana produk & harga sama dengan para pesaing, perusahaan harus menciptakan perbedaan - perbedaan dalam pembungkusan, pelayanan, atau promosi. Pemahaman arena, sifat persaingan serta kekuatan dan kelemahan para pesaing ini memungkinkan perusahaan dapat mempergunakan kekuatan bersaingnya lebih efektif dan efisien.
Tipe situasi persaingan lainnya adalah struktur pasar. Dalam pasar yang oligopolistik, dengan sedikit penjual yang “bertarung” memperebutkan pembeli, harga dan bagian pasar mungkin ditentukan oleh perjanjian informal atau diam-diam di bawah kepemimpinan perusahaan yang dominan. Di samping itu, perusahaan kadang-kadang menjadi monopoli sementara (seperti XEROX pada permulaan dikenalnya mesin fotocopy atau harus menghadapi struktur pasar persaingan sempurna / tidak sempurna.

Langganan (customers)
Strategi, kebijaksanaan dan taktik-taktik pemasaran perusahaan sangat tergantung situasi pasar dan langganan. Biasanya, manajer pemasaran menganalisa profil langganan sekarang dan potensial serta kondisi pasar dan mengarahkan kegiatan-kegiatan pemasaran perusahaan berdasarkan hasil analisa itu. Langganan perusahaan dapat berupa suatu lembaga seperti kantor pemerintahan, sekolah, perusahaan lain, rumah sakit atau langganan perseorangan. Analisa langganan ini juga berguna untuk mengantisipasi perubahan perilaku pasar atau langganan dan mengarahkan pengalokasian sumber dayanya sesuai kebutuhan dan keinginan langganan. Dalam situasi persaingan yang ketat, melalui pemuasan kebutuhan dan keinginan langgananlah, perusahaan akan dapat menjaga kelangsungan hidupnya, berkembang dan mendapatkan keuntungan.

Pasar tenaga kerja (labor supply)
Organisasi memerlukan sejumlah karyawan (personalia) dengan bermacam-macam keterampilan, kemampuan dan pengalaman, sehingga organisasi perlu menggunakan banyak saluran untuk menarik dan mendapatkan karyawan-karyawan tersebut. Kemampuan menarik dan mempertahankan karyawan yang cakap merupakan kebutuhan prasyarat bagi perusahaan yang sukses. Ada tiga factor yang paling berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan karyawan perusahaan, yaitu reputasi perusahaan di mata angkatan kerja, tingkat pertumbuhan angkatan kerja, dan tersedianya tenaga kerja sesuai prasyarat yang dibutuhkan. Kemampuan ini tercermin dalam bentuk collective bargaining sebagai usaha pemuasan kebutuhan karyawan jangka panjang melalui pengupahan, kondisi kerja, dan aspek-aspek situasi kerja lainnya. Kondisi pasar tenaga kerja tertentu mungkin membatasi perusahaan dalam memperoleh tenaga kerja trampil dan bersedia di tempatkan di sembarang lokasi.

Lembaga-lembaga keuangan
Organisasi-organisasi tergantung pada bermacam-macam lembaga keuangan, seperti bank-bank komersial, bank-bank instansi, dan perusahaan-perusahaan asuransi termasuk pasar modal, untuk menjaga dan memperluas kegiatan-kegiatannya. Kebutuhan akan dana dari lembaga-lembaga keuangan tersebut dapat jangka pendek untuk membelanjai operasi-operasinya, atau jangka panjang untuk membangun fasilitas baru dan membeli peralatan baru.
Perusahaan penting menjalin hubungan kerja yang baik dengan lembaga-lembaga keuangan dengan memahami prosedur-prosedur perbankan, mampu membuat transaksi yang berharga. Mempunyai pembukuan yang lengkap dan jaminan yang diperlukan.

Para penyedia (suppliers)
Setiap organisasi sangat tergantung pada sumber-sumber dari sumberdaya-sumber dayanya untuk memenuhi kebutuhan bahan baku (mentah), bahan pembantu, pelayanan, energy dan peralatan yang digunakan untuk memproduksi keluaran. Oleh karena itu setiap organisasi tergantung pada para penyedia bahan-bahan dan peralatan-peralatan diatas.
Organisasi biasanya berhubungan dengan para penyedia melalui agen atau manajer pembeliannnya. Manajer pembelian senantiasa harus menilai kemampuan, reputasi, pelayanan, harga, potongan, kuantitas, kualitas dan sebagainya dari para penyedia sehingga dapat disesuaikan dengan karakteristik-karakteristik yang diinginkan perusahaan.
Perwakilan-perwakilan pemerintah
Hubungan organisasi dengan perwakilan-perwakilan pemerintah berkembang semakin kompleks. Perwakilan-perwakilan pemerintah ini biasanya menetapkan peraturan-peraturan yang harus dipatuhi organisasi dalam operasinya, prosedur-prosedur perijinan, dan pembatasan-pembatasan lainnya untuk melindungi masyarakat. Di samping itu perwakilan-perwakilan pemerintah sering merupakan atau menjadi para penyedia dan kreditur “besar” bagi perusahaan.

Reaksi: 
2 komentar
  1. Siang pak Midi,
    Blog-nya bagus juga ya....

    Posted on 28 November 2010 21.43

     
  2. TErimakasih, saya sangat membutuhkan ini.. bahasan tentang 8 elemen lingkungan perusahaan beserta contoh cukup lengkap dan mudah dimengerti.

    Posted on 10 November 2011 08.39

     

Poskan Komentar

Simbakti

Sistem Informasi Manajemen

Perkembangan IT dan pengaruhnya terhadap Sistem Informasi Berbasis Komputer . Blog ini Berisi berbagai macam materi dalam perkuliahan Ekonomi, Berita-berita terkini, kumpulan ilmu-ilmu keren, sampai hiburan. Berhubung penulis juga masih dalam tahap belajar harap maklum, mohon untuk memberi saran serta kritik yang membangun.. terimakasih...

Cinta yang suci dapat dilihat dari pengorbanan seseorang, bukanlah dari pemberian semata.

Cinta pertama adalah kenangan, Cinta kedua adalah pelajaran, dan cinta yang seterusnya adalah satu keperluan karena hidup tanpa cinta bagaikan masakan tanpa garam. Karena itu jagalah cinta yang dianugerahkan itu sebaik-baiknya agar ia terus mekar dan wangi sepanjang musim.